
Catatan Penting: Anda perlu menggunakan Heiken Ashi untuk melihat grafik ini atau mengubah parameter agar grafik berada di depan indikator.

Saya memilih periode H1 untuk mendapatkan tren yang kuat. Saya membuat histogram dengan warna yang sesuai dan menggunakan MTF untuk melihat lebih jelas di periode M1 atau M5.
EASY: Hijau = UpTrend // Oranye = Tidak Terdefinisi // Merah = DownTrend
Indikator Bollinger Inverse adalah indikator Bollinger Band dengan parameter mode bawah untuk garis upperBB dan mode atas untuk garis lowerBB. Ketika MA yang sangat cepat melintasi upperBB, kemungkinan itu adalah uptrend, dan ketika melintasi lowerBB, kemungkinan itu adalah downtrend.

(Bollinger Inverse + MA + Heiken Ashi)
Saya memilih periode H1 untuk mendapatkan tren yang kuat. Saya membuat histogram dengan warna yang sesuai dan menggunakan MTF untuk melihat lebih jelas di periode M1 atau M5.
Ketika MA > UPPERBB → Hijau, MA < UPPER && MA > LOWERBB → Oranye, MA < LOWERBB → Merah.

(Tampilan Chart a-TENDANCE-H1 + Heiken Ashi)
Saya juga menempatkan histogram dalam saluran MaxMinBand.
Anda harus menyesuaikan parameter Bollinger Inverse, periode, deviasi, dan shift, serta parameter MA cepat.
Saya lebih suka:
extern int TimeFrame=60;
//---- input parameter Bollinger-inverse
extern int ainpperiod = 10;
extern double ainpdeviation = 1.25;
extern int ainpshift = 1;
//---- input parameter MA
extern int aperiodma = 3;
extern int ashiftma = 0;
extern int amethodma = 3;
extern int apricema = 5;
//---- input parameter MaxMinChannel
extern int Band_PeriodMM = 90;
extern int SiftMM = 1;
Silakan beri tahu saya preferensi parameter Anda.
Komentar 0