Pengenalan
Sejak tahun 2008, sebagian besar pusat perdagangan mulai menerapkan spread "floating". Pada malam hari, biasanya spread ini akan lebih lebar. Terutama saat rilis berita penting, spread dapat melebar cukup signifikan.
Peningkatan spread ini bisa berdampak besar, sehingga ada kalanya beberapa sistem trading tidak dapat menghasilkan profit. Level stop juga bisa meningkat beberapa kali lipat, yang dapat menyebabkan masalah pada Expert Advisor yang menggunakan nilai Stop Loss dan Take Profit yang tetap.
Strategy Tester di terminal MetaTrader 4 menggunakan nilai spread, stop level, dan freeze level yang terakhir diketahui; hasilnya sangat tergantung pada nilai-nilai ini. Sementara itu, Strategy Tester di MetaTrader 5 menggunakan nilai spread historis, di mana struktur data historis harga memiliki kolom yang sesuai.
Indikator spread_on_chart akan menampilkan nilai-nilai berikut di chart:
- spread (selisih antara Ask dan Bid saat ini);
- stop level (jarak minimal dari harga saat ini ke Stop Loss dan Take Profit);
- freeze level (jarak minimal untuk modifikasi order).
Indikator ini akan diperbarui setiap kali ada tick baru.
Parameter input yang dapat diatur:
- Corner - sudut chart untuk menampilkan indikator. Secara default, sudut kiri atas digunakan;
- XMargin, YMargin - margin horizontal dan vertikal;
- Font, Color, Size - nama font, warna font, dan ukuran font.


Daftar File:
- spread_on_chart.mq4 - (MetaTrader 4).
- spread_on_chart.mq5 - (MetaTrader 5).

Komentar 0