Average Directional Movement Index (ADX) Wilder adalah alat yang sangat berguna untuk menentukan apakah pasar sedang trend atau tidak.
Indikator teknikal ini dibangun sesuai dengan algoritma yang dijelaskan oleh Welles Wilder dalam bukunya "Konsep Baru dalam Sistem Perdagangan Teknikal".
Aturan trading untuk indikator ini bisa Anda temukan di Average Directional Movement Index.

Perhitungan:
Langkah pertama adalah menghitung perubahan positif (dm_plus) dan negatif (dm_minus) di setiap bar, serta rentang sebenarnya (tr):
Jika Low(i-1) - Low(i) > 0 maka dm_minus(i) = Low(i-1) - Low(i), jika tidak maka dm_minus(i) = 0.
tr(i) = Max(ABS(High(i) - Low(i)), ABS(High(i) - Close(i-1)), ABS(Low(i) - Close(i-1)))
Dimana:
- High(i) - harga maksimum dari bar saat ini;
- Low(i) - harga minimum dari bar saat ini;
- High(i-1) - harga maksimum dari bar sebelumnya;
- Low(i-1) - harga minimum dari bar sebelumnya;
- Close(i-1) - harga penutupan dari bar sebelumnya;
- Max (a, b , c) - nilai maksimum dari tiga angka: a, b, dan c;
- ABS(X) - nilai absolut dari X.
Setelah itu, nilai yang sudah diratakan dihitung: Plus_D(i), Minus_D(i) dan ATR():
Plus_D(i) = SMMA(dm_plus, Period_ADX,i)/ATR(i)*100
Minus_D(i) = SMMA(dm_minus, Period_ADX,i)/ATR(i)*100
Dimana:
- SMMA(X, N, i) - Smoothed Moving Average dari seri X pada bar saat ini;
- Period_ADX - jumlah bar yang digunakan untuk perhitungan.
Sekarang kita bisa menghitung Directional Movement Index - DX(i):
Setelah melakukan perhitungan awal, kita mendapatkan nilai dari indikator ADX(i) pada bar saat ini dengan cara meratakan nilai indeks DX:
Komentar 0