Penggunaan Average Sentiment Oscillator untuk Analisis Pasar di MetaTrader 4

Mike 2010.12.15 18:22 8 0 0
Lampiran

Average Sentiment Oscillator

Indikator ini merupakan osilator momentum yang mengukur persentase bullish dan bearish secara rata-rata. Ini adalah peningkatan dari formula yang kami gunakan untuk meteran sentimen di dalam FX Multimeter III. Kami merekomendasikan penggunaan indikator ini sebagai cara yang cukup akurat untuk mengukur sentimen dalam periode tertentu, sebagai filter tren, atau untuk sinyal masuk/keluar.

Indikator ini menggabungkan dua algoritma, yang pada dasarnya sama tetapi diterapkan dengan cara yang berbeda. Algoritma pertama menganalisis bullish/bearish setiap bar menggunakan harga OHLC, kemudian merata-ratakan semua persentase dalam kelompok bar (misalnya, 10) untuk memberikan nilai persentase akhir. Algoritma kedua memperlakukan kelompok bar sebagai satu bar dan kemudian menentukan persentase sentimen berdasarkan titik OHLC dari kelompok tersebut. Algoritma pertama lebih bising tetapi lebih akurat terkait sentimen intra-bar, sedangkan yang kedua memberikan hasil yang lebih halus dan lebih memperhatikan rentang pergerakan harga. Keduanya dapat digunakan secara terpisah sebagai Mode 1 dan Mode 2 dalam pengaturan indikator, atau digabungkan sebagai Mode 0.

Mode 1 - Algoritma intra-bar saja - Leading

Mode 2 - Algoritma grup saja - Lagging

Dengan menggabungkan kedua formula ini, kita mendapatkan hasil berikut, yang merupakan Mode 0 default.

Mode 0 - Kedua algoritma - Seimbang

Penggunaan:

Garis biru adalah persentase Bulls, garis merah adalah persentase Bears. Karena keduanya merupakan persentase dari 100, mereka saling mencerminkan. Garis yang lebih tinggi menunjukkan sentimen yang mendominasi. Garis yang melintasi garis tengah 50% menandakan pergeseran kekuatan antara bulls dan bears, dan ini sering memberikan sinyal masuk atau keluar yang baik. Misalnya, jika garis biru menutup di atas 50% pada bar terakhir, lakukan Buy atau keluar dari Sell; jika garis merah menutup di atas 50% pada bar terakhir, lakukan Sell atau keluar dari Buy. Sinyal ini lebih baik ketika volume rata-rata tinggi.

Anda juga dapat melihat kekuatan relatif dari ayunan/tren. Misalnya, puncak biru lebih tinggi daripada puncak merah sebelumnya. Divergensi yang jelas dapat terlihat pada gambar, di mana puncak bullish kedua terdaftar dengan kekuatan lebih rendah pada osilator tetapi bergerak lebih tinggi di grafik harga. Dengan mengatur level di 70% dan 30%, osilator ini juga dapat digunakan untuk trading pada level overbought/oversold, mirip dengan Stochastic atau RSI. Seperti aturan pada sebagian besar indikator, periode yang lebih kecil memberikan lebih banyak sinyal leading dan periode yang lebih besar memberikan lebih sedikit sinyal palsu.

Mengubah nilai minimum dan maksimum tetap menjadi 20 dan 80 akan meningkatkan lebar osilator seperti yang ditunjukkan. Salah satu garis dapat disembunyikan dalam pengaturan.

Website kami - www.fxtools.info

UPDATE: Kesalahan kode pada unggahan pertama, kini sudah diperbaiki.

Daftar
Komentar 0