RSI vs BB: Panduan Menggunakan Indikator di MetaTrader 4

Mike 2018.03.21 02:07 23 0 0
Lampiran

Halo para trader! Di kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang indikator yang cukup populer, yaitu kombinasi RSI dan Bollinger Bands (BB). Indikator ini sangat berguna untuk membantu kita dalam mengambil keputusan trading yang lebih tepat.

Seringkali, ketika harga keluar dari kanal Bollinger Bands, pergerakan harga akan melambat dan kemudian kembali masuk ke dalam kanal. Nah, jika garis RSI melewati level sinyal overbought atau oversold, harga juga cenderung melambat dan sering kali langsung membalik arah. Dengan memanfaatkan dua kondisi ini, kita bisa mendapatkan sinyal potensi pembalikan harga.

Indikator ini mampu melacak breakout kanal dari dalam ke zona pelambatan dengan mempertimbangkan indikator RSI, dan sebaliknya, dari zona pelambatan ke dalam kanal dengan sinyal pembalikan RSI yang terkonfirmasi. Kita bisa menonaktifkan salah satu sinyal (RSI atau zona pelambatan) jika diperlukan. Selain itu, akan ada alert suara yang muncul jika tanda panah muncul.


Rekomendasi:

  • Sebaiknya tunggu sampai kedua sinyal muncul, pertama sinyal breakout kanal dari dalam ke luar (ditunjukkan dengan lingkaran), kemudian tunggu sinyal harga kembali ke dalam kanal (ditunjukkan dengan panah) sebelum membuka posisi.

Pengaturan:

  • RSIPeriod — Periode RSI.
  • RSIUpLevel — Level sinyal atas RSI.
  • RSIDownLevel — Level sinyal bawah RSI.
  • BBPeriod — Periode Bollinger Bands.
  • BBDeviation — Deviasi Bollinger Bands (1 atau 2)
  • CrossInside — Menunjukkan sinyal harga kembali ke dalam kanal.
  • CrossOutside — Menunjukkan sinyal harga keluar dari kanal.
  • alerts — Mengaktifkan alert suara.
  • ShowBB — Atur ke “true” untuk menampilkan garis Bollinger Bands atau “false” untuk menyembunyikannya.
  • clrBB — Warna garis Bollinger Bands.


Daftar
Komentar 0