Robot Trading AfterEffects untuk MetaTrader 4: Panduan Lengkap

Mike 2016.02.08 21:29 12 0 0
Lampiran

Robot trading ini didasarkan pada teori Keberadaan Memori (Aftereffects) dalam Urutan Acak.

Meskipun teori ini terdengar rumit, kesimpulannya cukup sederhana. Logika untuk pengambilan keputusan trading dalam robot ini juga tidak terlalu rumit: mengambil dua area data sejarah sebelumnya, mengurangi selisih harga di awal dan di akhir dari masing-masing area, dan mendapatkan dua nilai. Nilai-nilai ini kemudian dibandingkan. Berdasarkan mana yang lebih besar atau lebih kecil, keputusan akan diambil tentang perbedaan harga di masa depan.

Pengaturan dari sistem trading ini cukup sederhana, hanya ada tiga parameter input yang dapat dioptimalkan:

Input Parameters

  1. sl — ukuran stop loss dan langkah trailing stop dalam poin. Pada gambar di atas, parameter diatur untuk 5 digit. Semua nilai harus dikurangi sepuluh kali lipat di kolom Start, Step, dan Stop.
  2. p — ukuran area data sejarah dalam bar untuk analisis teknis.
  3. random — tingkat acak dari kutipan. Jika kutipan tidak acak, dan karenanya, kondisi teori tidak berlaku, maka sinyal trading akan dibalik.

Catatan:

  • Parameter input yang ditentukan dalam kode robot (secara default) tidak terkonfigurasi. Oleh karena itu, sebelum meluncurkan trading otomatis, penting untuk mengoptimalkan parameter tersebut untuk setiap instrumen keuangan yang akan diperdagangkan oleh robot.
  • Reoptimisasi perlu dilakukan jika hasil trading otomatis tidak memuaskan.
  • Disarankan untuk tidak mengatur robot ini pada timeframe yang kecil. Ini akan menyebabkan kerugian (sudah diuji pada akun demo dan akun cent nyata). Timeframe yang optimal adalah tidak kurang dari H1.
Daftar
Komentar 0