Mengoptimalkan Trading Anda dengan Expert Advisor 20_200 untuk MetaTrader 5

Mike 2012.12.12 00:05 14 0 0
Lampiran

Expert Advisor ini ditulis ulang dari MQL4 oleh AntS. Anda bisa melihat sumbernya di sini.

Bagaimana Cara Kerjanya

Konsep dasar dari Expert Advisor ini adalah sederhana. Jika harga naik, maka kita lakukan pembelian, dan jika harga turun, kita lakukan penjualan. Pada saat mengalami kerugian, lot yang digunakan akan ditingkatkan. Pergerakan harga ditentukan oleh dua bar dengan pergeseran t1 dan t2 (harga pembukaan). Jika selisih harga lebih besar dari Delta_L (untuk buy) dan Delta_S (untuk sell), maka posisi akan dibuka.

Gambar di bawah ini menunjukkan performa Expert Advisor ini dalam mode visual pada pengujian strategi. Gambar 2 menunjukkan hasil dari pengujian tersebut.


Gambar 1. Transaksi dalam penguji Expert Advisor.


Gambar 2. Hasil kerja Expert Advisor selama sebulan terakhir (09.2012) pada EURUSD M15.

Parameter yang Digunakan

  • t1 - Pergeseran bar pertama.
  • t2 - Pergeseran bar kedua.
  • Delta_L - Selisih harga antara bar pertama dan kedua untuk posisi panjang (buy).
  • Delta_S - Selisih harga antara bar pertama dan kedua untuk posisi pendek (sell).
  • TakeProfit_L - Target keuntungan dalam poin untuk posisi panjang.
  • StopLoss_L - Batas kerugian dalam poin untuk posisi panjang.
  • TakeProfit_S - Target keuntungan dalam poin untuk posisi pendek.
  • StopLoss_S - Batas kerugian dalam poin untuk posisi pendek.
  • Lots - Volume posisi awal ketika AutoLot=false.
  • AutoLot - Input lot secara proporsional.
  • BigLotSize - Koefisien untuk mengalikan lot setelah kerugian.
  • OneMult - Satu kali penggandaan lot. Setelah kerugian, lot akan digandakan dengan lot yang dibuka oleh Expert Advisor untuk mendapatkan keuntungan. Jika false, maka setiap pembukaan posisi baru akan digandakan.
  • TradeTime - Jam masuk ke pasar trading.
  • MaxOpenTime - Masa maksimum posisi dapat dibuka (dalam jam).
Daftar
Komentar 0