Mengoptimalkan Trading dengan Indikator Standard Deviation (StdDev) di MetaTrader 5

Mike 2010.01.26 20:23 13 0 0
Lampiran

Indikator teknikal yang dikenal sebagai Standard Deviation (StdDev) merupakan alat penting untuk mengukur volatilitas pasar.

Indikator ini menggambarkan sejauh mana perubahan harga terkait dengan Moving Average. Jadi, jika nilainya besar, itu menandakan pasar sedang volatile dan harga-harga cenderung menyebar jauh dari moving average. Sebaliknya, jika nilainya kecil, artinya volatilitas pasar rendah dan harga-harga lebih dekat dengan moving average.

Umumnya, indikator ini digunakan sebagai komponen dalam indikator lainnya. Contohnya, ketika Bollinger Bands dihitung, nilai deviasi standar ditambahkan ke Moving Average-nya.

Perilaku pasar sering kali menggambarkan peralihan antara aktivitas trading yang tinggi dan pasar yang lesu. Maka, interpretasi indikator ini cukup sederhana:

  • Jika nilainya terlalu rendah, artinya pasar sedang sangat tidak aktif, dan kita bisa mengharapkan lonjakan aktivitas segera;
  • Di sisi lain, jika nilainya sangat tinggi, kemungkinan besar aktivitas pasar akan segera menurun.

Indikator teknikal Standard Deviation

Perhitungan:

StdDev (i) = SQRT (JUMLAH (j = i - N, i) / N)
JUMLAH (j = i - N, i) = PENJUMLAHAN ((ApPRICE (j) - MA (ApPRICE , N, i)) ^ 2)

Dimana:

  • StdDev (i) - Deviasi Standar dari bar saat ini;
  • SQRT - akar kuadrat;
  • JUMLAH(j = i - N, i) - jumlah kuadrat dari j = i - N hingga i;
  • N - periode penghalusan;
  • ApPRICE (j) - harga yang diterapkan pada bar ke-j;
  • MA (ApPRICE (i), N, i) - moving average dari bar saat ini untuk N periode;
  • ApPRICE (i) - harga yang diterapkan pada bar saat ini.
Daftar
Komentar 0