Teori:
Indikator ini dibangun dengan konsep yang sangat sederhana: banyak dari kita menggunakan level indikator sebagai sinyal bahwa harga telah mencapai level yang diinginkan, dan perubahan harga tersebut bisa digunakan sebagai titik masuk atau keluar untuk order/posisi kita. Itu semua baik-baik saja, tetapi seringkali kita hanya membandingkan harga secara visual. Nah, indikator ini hadir sebagai "pembantu" untuk itu. Berikut adalah cara kerjanya:
- Menunggu terjadinya breakout pada level (dalam hal ini, CCI)
- Jika level tersebut terobosan, maka indikator akan memeriksa apakah garis tren baru perlu ditampilkan di chart
- Jika tetap berada di area overbought atau oversold, indikator akan menyesuaikan level Support-Resistance yang ditampilkan di chart
- Jika harga kembali ke zona netral, pembaruan garis dibatalkan dan sinyal baru ditunggu
Indikator ini, seperti yang ada, lebih ditujukan untuk digunakan dalam trading manual.
Penggunaan:
Sama seperti penggunaan CCI pada umumnya.

Catatan:
Contoh "big picture" yang menunjukkan dengan lebih jelas bagaimana indikator ini berfungsi dan apa yang ditunjukkan di chart.


Komentar 0