Teori:
Definisi asli dari DMI yang dikembangkan oleh Tushar Chande dan Stanley Kroll adalah sebagai berikut:Indeks momentum dinamis digunakan dalam analisis teknis untuk menentukan apakah suatu aset telah overbought atau oversold. Indikator ini, yang dikembangkan oleh Tushar Chande dan Stanley Kroll, sangat mirip dengan indeks kekuatan relatif (RSI). Perbedaan utama antara keduanya adalah bahwa RSI menggunakan jumlah periode waktu tetap (biasanya 14), sementara indeks momentum dinamis menggunakan periode waktu yang berbeda seiring dengan perubahan volatilitas, biasanya antara lima hingga 30.
Versi ini menyimpang dari definisi asli dalam beberapa cara:
- menggunakan RSX sebagai pengganti RSI untuk perhitungan (sehingga menghasilkan hasil yang jauh lebih halus)
- menggunakan deviasi standar yang beradaptasi untuk menghitung RSX tersebut
- menambahkan level mengambang alih-alih menggunakan level tetap untuk sinyal OB/OS. Ini mirip dengan versi yang menggunakan garis sinyal yang dihentikan (yang awalnya dipublikasikan di sini: DMI Chande - dengan DSL), tetapi level mengambang berbeda dari garis sinyal yang dihentikan dalam banyak hal. Perbedaan utama adalah bahwa DSL, meskipun beradaptasi dengan nilai, pada dasarnya tetap berosilasi di sekitar beberapa nilai "sentral", sedangkan untuk level mengambang tidak ada batasan seperti itu.
Penggunaan:
Anda bisa menggunakan perubahan warna sebagai sinyal. Perubahan warna dapat berupa salah satu dari yang berikut:
- perubahan warna saat perubahan kemiringan
- perubahan warna saat melewati level luar
- perubahan warna saat melewati level tengah. Garis sinyal tengah dihitung sebagai rata-rata dari level atas dan bawah, yang menjadikannya sebagai garis "nol" baru yang baik (atau garis 50 dalam kasus DMI)



Komentar 0