Halo, para trader! Kali ini kita akan membahas tentang XCCX, sebuah indikator yang dimodifikasi dari Commodity Channel Index (CCI). Indikator ini menawarkan fitur unik yang memungkinkan Anda untuk mengubah algoritma pemulusan dengan memilih dari sepuluh algoritma yang tersedia.
Algoritma Pemulusan yang Tersedia
- SMA - simple moving average;
- EMA - exponential moving average;
- SMMA - smoothed moving average;
- LWMA - linear weighted moving average;
- JJMA - JMA adaptive average;
- JurX - ultralinear smoothing;
- ParMA - parabolic smoothing;
- T3 - Tillson's multiple exponential smoothing;
- VIDYA - smoothing dengan algoritma Tushar Chande;
- AMA - smoothing dengan algoritma Perry Kaufman.
Memahami Parameter Phase
Penting untuk dicatat bahwa parameter Phase memiliki makna yang berbeda tergantung pada algoritma pemulusan yang digunakan:
- Untuk JMA, ini adalah variabel Phase eksternal yang berubah dari -100 hingga +100.
- Untuk T3, ini adalah rasio pemulusan yang dikalikan dengan 100 untuk visualisasi yang lebih baik;
- Untuk VIDYA, ini adalah periode CMO, sedangkan untuk AMA, ini adalah periode EMA lambat;
- Untuk AMA, periode EMA cepat adalah nilai tetap dan sama dengan 2 secara default. Rasio pemangkatan juga sama dengan 2 untuk AMA.
Sangat wajar jika beberapa varian pemulusan memerlukan interpretasi yang berbeda terhadap sinyal indikator. Tingkat oversold/overbought ditunjukkan dalam variasi yang berubah secara dinamis berdasarkan Bollinger Bands ® untuk memberikan pekerjaan yang lebih akurat dengan mereka.
Indikator ini menggunakan kelas dari library SmoothAlgorithms.mqh (harus ditempatkan di folder terminal_data_folder\MQL5\Include). Penggunaan kelas tersebut telah dijelaskan secara mendetail dalam artikel "Averaging Price Series for Intermediate Calculations Without Using Additional Buffers".


Komentar 0