Memahami Demand Index: Indikator Penting untuk MetaTrader 5

Mike 2011.10.29 02:05 15 0 0
Lampiran

Demand Index, yang dikembangkan oleh James Sibbet, merupakan indikator yang menggunakan harga dan volume dalam perhitungannya. Indikator ini dianggap sebagai indikator leading yang dapat membantu trader dalam mengambil keputusan. Pada versi ini, nilai indeks berkisar antara +100 hingga -100. Perhitungan indeks ini mengikuti versi asli yang dibuat oleh penulis.

Berikut adalah enam aturan penting dalam menggunakan Demand Index:

  1. Divergensi antara indeks dan tren harga menunjukkan bahwa harga tersebut "lemah";
  2. Ketika aktivitas pasar mulai meningkat, harga baru yang lebih tinggi biasanya didahului oleh puncak maksimum pada Demand Index (indeks berfungsi sebagai indikator yang melihat ke depan dalam hal ini);
  3. Jika harga mencapai puncak baru tetapi nilai indeks lebih rendah dari puncak sebelumnya, biasanya akan diiringi oleh pembalikan yang "signifikan" pada puncak (indeks berfungsi sebagai indikator pendukung dalam hal ini);
  4. Ketika indeks melewati level nol, ini menunjukkan perubahan tren (indeks berfungsi sebagai indikator lagging dalam hal ini);
  5. Jika indeks tetap dekat level nol selama beberapa waktu, ini menunjukkan bahwa pergerakan harga saat ini lemah dan tidak akan bertahan lama;
  6. Divergensi jangka panjang yang lebar antara harga dan nilai indeks menunjukkan adanya puncak dan lembah yang signifikan.

Indikator ini memungkinkan kita untuk memilih jenis pemulusan dari sepuluh versi yang tersedia:

  1. SMA - simple moving average;
  2. EMA - exponential moving average;
  3. SMMA - smoothed moving average;
  4. LWMA - linear weighted moving average;
  5. JJMA - JMA adaptive average;
  6. JurX - ultralinear smoothing;
  7. ParMA - parabolic smoothing;
  8. T3 - Tillson's multiple exponential smoothing;
  9. VIDYA - smoothing menggunakan algoritma Tushar Chande;
  10. AMA - smoothing menggunakan algoritma Perry Kaufman.

Perlu dicatat bahwa parameter jenis fase untuk berbagai algoritma pemulusan memiliki arti yang berbeda. Untuk JMA, ini adalah variabel fase eksternal yang berubah dari -100 hingga +100. Untuk T3, ini adalah rasio pemulusan yang dikalikan dengan 100 agar lebih mudah divisualisasikan, sedangkan untuk VIDYA ini adalah periode osilator CMO dan untuk AMA, ini adalah periode EMA lambat. Dalam algoritma lain, parameter ini tidak mempengaruhi pemulusan. Untuk AMA, periode EMA cepat adalah nilai tetap yang sama dengan 2 secara default. Rasio kenaikan pangkat juga sama dengan 2 untuk AMA.

Indikator ini menggunakan kelas library SmoothAlgorithms.mqh (yang harus disalin ke terminal_data_folder\MQL5\Include). Penggunaan kelas ini telah dijelaskan secara rinci dalam artikel "Averaging Price Series for Intermediate Calculations Without Using Additional Buffers".

Indikator Demand Index

Daftar
Komentar 0