Halo, para trader! Pernahkah kalian mendengar tentang Indikator T3? Ini adalah moving average canggih yang dikembangkan oleh Tim Tillson. T3 dirancang untuk mengurangi lag sambil tetap mempertahankan kurva yang halus, sehingga bisa menyaring kebisingan pasar dengan lebih baik. Berbeda dengan moving average tradisional, T3 menggabungkan beberapa exponential moving averages (EMA) untuk memberikan respons yang lebih baik terhadap pergerakan harga yang sebenarnya.
Metode Perhitungan
Indikator T3 dihitung menggunakan enam EMA yang saling berurutan dengan sistem pembobotan berdasarkan faktor volume. Berikut ini adalah rumus yang digunakan untuk menggabungkan EMA tersebut:
- Pertama, enam EMA berturut-turut dihitung, di mana setiap EMA mengambil output dari EMA sebelumnya sebagai input.
- Rumus T3 kemudian menggabungkan EMA ini dengan koefisien yang berasal dari faktor volume:
T3 = c1*EMA6 + c2*EMA5 + c3*EMA4 + c4*EMA3
Dengan:- c1 = -factor³
- c2 = 3factor² + 3factor³
- c3 = -6factor² - 3factor - 3*factor³
- c4 = 1 + 3factor + factor³ + 3factor²
Parameter Input
- T3_Length: Panjang periode untuk EMA (default: 12)
- T3_Factor: Faktor volume yang mengontrol kelancaran vs. responsivitas (default: 0.7)
- Nilai yang lebih tinggi (dekat 1) akan menghasilkan garis yang lebih halus dengan lebih banyak lag
- Nilai yang lebih rendah (dekat 0) akan menghasilkan garis yang lebih responsif dengan lebih sedikit lag
Pemanfaatan
Indikator T3 dapat digunakan untuk:
- Identifikasi tren (arah garis T3)
- Sinyal trading (harga yang melintasi garis T3)
- Tingkat support dan resistance
- Menyaring kebisingan pasar jangka pendek
Instalasi
Tempatkan file indikator ini di folder indikator MetaTrader 5 kalian dan pasang di grafik mana pun. Sesuaikan parameter input sesuai dengan strategi trading dan timeframe yang kalian gunakan.

Komentar 0