Mengoptimalkan Trading dengan Algoritma Grid di Pasar Volatil - Panduan untuk MetaTrader 4

Mike 2023.01.27 04:54 15 0 0
Lampiran

Sobat trader, kali ini kita akan bahas tentang algoritma Grid Trading yang bisa jadi senjata ampuh di pasar yang volatil. Algoritma ini dirancang agar bisa membantu kita meraih profit di tengah fluktuasi harga yang tajam.

Parameter Input yang Perlu Diketahui

Ada beberapa parameter yang perlu kita atur:

  • Tp: Ini adalah angka yang menunjukkan target profit. Robot akan mengambil profit ketika Tp x Jumlah Investasi tercapai. Disarankan untuk menggunakan nilai antara 0,01 hingga 0,1.
  • SlowMovingAverage: Ini adalah periode dari moving average yang berfungsi untuk menentukan arah tren. Semakin tepat kita mengaturnya, semakin baik keputusan trading kita.
  • Multiplier: Faktor ini digunakan untuk menentukan volume order berikutnya. Order selanjutnya di Grid akan ditempatkan dengan Multiplier x Ukuran Volume Order Terakhir.
  • TimeFrame: Ini adalah kerangka waktu yang kita gunakan, disarankan menggunakan 1 jam (60 menit) atau 15 menit.

Fungsi dalam Expert Advisor

Expert Advisor (EA) ini dilengkapi dengan berbagai fungsi penting:

  • TotalOrderLots(): Menghitung semua jumlah lot yang digunakan.
  • CalcMaxLot(): Menghitung jumlah maksimum lot yang bisa kita tradingkan.
  • CalcGridLot(): Menghitung lot awal berdasarkan parameter yang diberikan untuk suatu instrumen.
  • Bearish dan Bullish Engulfing: Fungsi ini akan menghasilkan nilai true jika pola candlestick tertentu terjadi.
  • OpenOrderProfits: Menghitung semua profit dari order yang terbuka.
  • CloseAllOrders: Menutup semua order dengan melakukan pengecekan berkali-kali.

Penempatan Order Grid

EA ini akan menempatkan order grid berdasarkan nilai ATR (Average True Range). Dengan cara ini, kita bisa memanfaatkan volatilitas pasar untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Jadi, siapkan strategi kalian dan manfaatkan algoritma ini untuk mengoptimalkan trading di pasar yang tidak menentu. Selamat trading!

Daftar
Komentar 0